TUJUAN BIMBINGAN DAN KONSELING

Tujuan pemberian layanan bimbinan ialah agar siswa dapat: 
1. Merencanakan kegiatan penyelesaian studi, perkembangan karir serta kehidupannya di masa yang      
        akan datang.
2.     Mengembangkan seluruh potansi dan kekuatan yang dimilikinya secara optimal mungkin.
3. Menyesuaikan diri dengan lingkungan pendidikan, lingkungan masyarakat serta lingkungan kerjanya.
4. Mengatasi hambatan dan kesulitan dalam studi, penyesuaian lingkungan, pendidikan, masyarakat, 
        maupun lingkungan kerja.

Untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut, mereka harus mendapatkan kesempatan untuk:
1. Mengenal dan memahami potensi, kekuatan, dan tugas-tugas perkembangannya.
2. Mengenal atau memahami potensi atau peluang yang ada di lingkungannya.
3. Mengenal dan menentukan tujuan dan rencana hidup serta rencana pencapaiaan tujuan tersebut.
4. Memahami dan mengatasi kesulitan-kesulitan diri sendiri.
5. Menggunakan kemampuannya untuk kepentingannya sendiri, kepentingan lembaga temapat kerja dan 
        masyarakat.
6. Menyesuaaikan diri dengan keadaan dan tuntutan dari lingkungan.
7. Mengembangakan segala potensi dan kekuatan yang dimilikinya secara tepat dan teratur secara 
        optimal.

Secara khusus bimbingan dan konseling bertujuan untuk membantu siswa atau peserta didik agar dapat mencapai tugas-tugas perkembangannya yang meliputi aspek pribadi-sosial, belajar (akademik), dan karir. 
Seorang siswa dapat dikatakan telah berhasil mencapai tujuan bimbingan dan konseiling, apa bila dia menunukan beberapa indicator perilaku berikut:
1. Mengamalkan ibadah kepad aTuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agamanya masing-masing.   
        Contoh bagi siswa yang beragama isalam, dia mengamalkan ibadah shalt, membaca Al-quran, dan  
        berdoa kpada Allah SWT.
2. Menaati tatatertib sekolah, memelihara ketertipan dan kebersihan lingkungan( keluarga, sekolah, dan 
        masyarakat), bersikpa hormat pad aguru dan orangtua, serta bertutur kata yang sopan dan santun 
        kepad siapapun.
3. Memelihara diri dari perbuatan yagn tidak baik atau dilarang oleh agama, minum-minuman keras, 
        mengkonsumsi narkoba, dan pergaulan bebas, free sex, atau perzinahan.
4. Dapat memecahkan masalah dengan baik, dan tidak mudah frustasi, putus asa, atau bersikap sabar 
        dalam menghadapi suatu masalah.
5. Menjalin persahabatan dengan teman, menjauhi tawuran, dan membantu teman yang memerlukan 
        bantuan.
6. Berpenampilan rapih, bersih dan sopan, serta berprilaku wajar sesuai dengan peranannya sebagai 
        pelajar, atau sebagai pria/wanita.
7. Aktif dalam mengikuti program skolah, abik intra maupun ekstrakulikuler.
8. Memiliki motvasi dan kebiasaan belajar yagn positif.
9. Senang menanbung dan tidak bersikap boros.
10. Merasa senang denga program study yang di tempuhnya, mengetahui dengan jelas kemapuna yang 
        harus dimiliki sebagai persiapa memasuki dunia keerja, dan akti untuk meningkatkan kualitas 
        keterampilan atau emampuan diri.

Sumber: Prof. Syamsu Yusuf L.N (PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH)


0 komentar:

Posting Komentar